Carbonio menyediakan beberapa atribut LDAP yang digunakan untuk menentukan hostname publik yang dipakai saat menghasilkan URL layanan, autentikasi, dan akses berbasis web. Konfigurasi yang tepat sangat penting agar sistem tidak mengekspos hostname internal serta mendukung login yang lebih user-friendly.
1. zimbraPublicServiceHostname
Atribut zimbraPublicServiceHostname digunakan untuk menentukan hostname publik yang dapat diakses oleh user eksternal dan client, dan akan digunakan Carbonio saat membentuk URL layanan publik, seperti:
- Sharing
Saat user melakukan sharing folder atau file, URL yang dihasilkan akan menggunakan hostname ini. - REST API
Menjadi base hostname untuk endpoint REST API. - Login Redirection
Digunakan dalam proses redirect saat login ke webmail atau service lain.
Secara konsep, atribut ini berfungsi sebagai public-facing hostname, yang biasanya berbeda dari hostname internal server.
Contoh Kasus
Jika Carbonio Proxy memiliki hostname internal:
server1.internal.example.lan
Maka Anda dapat mengatur:
zimbraPublicServiceHostname = mail.example.com
Sehingga URL yang dibagikan ke user akan tampil sebagai:
https://mail.example.com/...
dan tidak mengekspos hostname internal ke publik.
2. zimbraPublicServiceProtocol
Atribut ini menentukan protokol yang digunakan untuk layanan publik.
Contoh nilai yang umum:
https
Atribut ini wajib disesuaikan dengan konfigurasi SSL yang digunakan pada environment Carbonio.
3. zimbraPublicServicePort
Atribut ini menentukan port yang digunakan untuk layanan publik.
Contoh nilai:
443(HTTPS default)
Kombinasi Public Service Attributes
Ketiga atribut berikut secara bersama-sama membentuk base URL untuk seluruh layanan Carbonio:
zimbraPublicServiceHostnamezimbraPublicServiceProtocolzimbraPublicServicePort
Contoh Konfigurasi di Level Domain
Atribut-atribut ini dapat dikonfigurasi di level domain menggunakan CLI:
su - zextras
carbonio prov md example.com \
zimbraPublicServiceHostname mail.example.com \
zimbraPublicServiceProtocol https \
zimbraPublicServicePort 443
4. zimbraVirtualHostname
Selain public service hostname, Anda juga sangat disarankan untuk mengonfigurasi atribut zimbraVirtualHostname.
carbonio prov md example.com zimbraVirtualHostname mail.example.com
Atribut ini memiliki beberapa fungsi penting.
4.1 Login Tanpa Domain (@example.com)
Jika zimbraVirtualHostname dikonfigurasi pada sebuah domain, maka user dari domain tersebut dapat login ke webmail hanya dengan username, tanpa perlu menuliskan domain email.
Contoh:
username
tanpa:
username@example.com
⚠️ Peringatan Penting
Agar fitur login tanpa domain ini berfungsi:
- zimbraPublicServiceHostname HARUS sama dengan zimbraVirtualHostname
Jika nilainya berbeda, maka user wajib menggunakan alamat email lengkap saat login.
4.2 Dukungan SSL Server Name Indication (SNI)
Dalam environment yang:
- menampung beberapa domain
- menggunakan sertifikat SSL berbeda
- berada pada satu IP address yang sama
atribut zimbraVirtualHostname berperan penting dalam mekanisme Server Name Indication (SNI).
Dengan SNI:
- server dapat mengenali hostname tujuan
- Carbonio dapat menyajikan sertifikat SSL yang sesuai berdasarkan domain yang diakses user
Hal ini sangat krusial untuk deployment multi-domain berbasis HTTPS.
Ringkasan Singkat
| Atribut | Fungsi |
|---|---|
| zimbraPublicServiceHostname | Hostname publik untuk URL layanan |
| zimbraPublicServiceProtocol | Protokol layanan (http/https) |
| zimbraPublicServicePort | Port layanan publik |
| zimbraVirtualHostname | Virtual host untuk login & SSL SNI |