Awalnya, saya tidak sedang mencari software aneh-aneh. Meja kerja saya hanya terasa semakin padat. Di hadapan saya ada beberapa komputer yang semuanya aktif: satu untuk mengelola server, satu untuk menulis dokumentasi, dan satu lagi untuk menjalankan tools tertentu.
Setiap perangkat punya fungsi masing-masing, tapi ada satu hal yang terus mengganggu: keyboard dan mouse. Setiap kali berpindah pekerjaan, saya harus berpindah perangkat. Fokus sering terputus hanya karena hal kecil yang berulang.
Dari situ saya mulai berpikir, pasti ada cara agar semua komputer ini bisa dikendalikan tanpa harus berpindah keyboard dan mouse. Pencarian itu akhirnya membawa saya ke sebuah software bernama Input Leap.
Apa Itu Input Leap?
Input Leap adalah aplikasi open-source yang memungkinkan pengguna mengendalikan beberapa komputer menggunakan satu keyboard dan satu mouse. Perpindahan antar komputer dilakukan hanya dengan menggeser kursor ke tepi layar.
Input Leap merupakan fork modern dari Synergy, dikembangkan oleh komunitas, gratis, dan dapat digunakan di berbagai sistem operasi seperti Linux, Windows, dan macOS.
Kegunaan Input Leap
Input Leap umumnya digunakan pada lingkungan kerja yang melibatkan banyak perangkat, di antaranya:
Administrasi Multi Server / Multi PC
Digunakan oleh:
- System Administrator
- DevOps Engineer
- Tim NOC / SOC
Memudahkan pengelolaan banyak server atau workstation tanpa perlu berpindah perangkat input.
Pengembangan Perangkat Lunak
Banyak developer bekerja dengan lebih dari satu sistem operasi:
- Linux untuk development
- macOS untuk build atau dokumentasi
- Windows untuk tools tertentu
Input Leap membuat semua perangkat tersebut terasa seperti satu workspace.
Home Lab dan Lab Server
Cocok untuk lingkungan home lab yang terdiri dari:
- Mini PC
- Server fisik
- Host virtualisasi
Tanpa perlu KVM switch fisik atau perangkat tambahan.
Lingkungan Kantor dan Workstation
Digunakan untuk:
- Menghemat hardware
- Menjaga meja kerja tetap rapi
- Meningkatkan efisiensi kerja
Cara Kerja Input Leap
Input Leap bekerja dengan konsep sederhana:
- Server: komputer utama tempat keyboard dan mouse terhubung
- Client: komputer lain yang menerima input
Semua koneksi berjalan melalui jaringan lokal (LAN).
Input Leap hanya mengirimkan input keyboard dan mouse, bukan tampilan layar atau audio.
Cara Install Input Leap
Repositori resmi:
https://github.com/input-leap/input-leap
Instalasi di Linux (Ubuntu / Debian)
Update sistem
sudo apt update && sudo apt upgrade -y
Install Input Leap
sudo apt install input-leap -y
Jalankan aplikasi
input-leap
Instalasi di Fedora / RHEL / Rocky Linux
sudo dnf install input-leap -y
Instalasi di Arch Linux
sudo pacman -S input-leap
Instalasi di macOS
Menggunakan Homebrew:
brew install --cask input-leap
Instalasi di Windows
- Unduh installer dari halaman release resmi
https://github.com/input-leap/input-leap/releases - Jalankan file
.exe - Ikuti proses instalasi hingga selesai
Konfigurasi Dasar
Menentukan Mode
- Server untuk komputer utama
- Client untuk komputer tambahan
Mengatur Layout Layar
Posisi layar diatur dengan drag and drop sesuai kondisi fisik monitor.
Menghubungkan Client
- Masukkan IP address server
- Lakukan koneksi
Jika berhasil, kursor dapat berpindah antar layar.
Port dan Firewall
Input Leap menggunakan port default:
TCP 24800
Jika firewall aktif:
sudo ufw allow 24800/tcp
Kelebihan Input Leap
- Gratis dan open-source
- Mendukung Linux, Windows, dan macOS
- Tidak memerlukan hardware tambahan
- Ringan dan stabil
- Cocok untuk lingkungan multi perangkat
Keterbatasan Input Leap
- Tidak dirancang untuk akses melalui internet publik
- Membutuhkan jaringan lokal yang stabil
- Tidak mendukung sharing audio atau tampilan layar
Kesimpulan
Input Leap adalah solusi sederhana namun efektif untuk mengendalikan banyak komputer dengan satu keyboard dan mouse. Software ini sangat membantu pada lingkungan kerja yang melibatkan banyak perangkat, tanpa menambah kompleksitas atau biaya tambahan.