Beberapa waktu lalu, saya pernah membahas betapa powerful-nya aplikasi Flameshot sebagai pengganti snipping tool bawaan untuk pengguna Windows (kalian bisa membacanya di artikel Screenshot Biasa-Biasa Saja? Coba Pakai Tool Ini!).
Nah, kali ini kita akan membahas bagaimana cara membawa kecanggihan Flameshot ini ke ekosistem Apple, yaitu macOS.
Bagi kalian para System Engineer, Developer, atau siapa pun yang sering membuat dokumentasi SOP dan butuh fitur blur data sensitif secara instan, Flameshot adalah aplikasi yang wajib ada di MacBook kalian. Mari kita bahas cara paling “Engineer” untuk menginstalnya!
Mengapa via Homebrew?
Sebenarnya kalian bisa mengunduh installer berformat .dmg langsung dari situs resminya. Tapi, cara paling rapi dan mudah untuk mengelola aplikasi di macOS adalah menggunakan Homebrew. Dengan Homebrew, proses update ke depannya akan jauh lebih gampang dan tidak meninggalkan “sampah” sistem.
Langkah 1: Instalasi Melalui Terminal
Pastikan kalian sudah menginstal Homebrew di Mac kalian. Jika sudah, buka aplikasi Terminal (atau iTerm2 favorit kalian), lalu jalankan perintah sakti ini:
brew install --cask flameshot
Tunggu beberapa saat hingga proses download dan instalasi selesai. Setelah itu, ikon Flameshot yang khas akan muncul di folder Applications dan Launchpad kalian.
Langkah 2: Hal Paling Krusial (Screen Recording Permission)
Nah, ini bagian yang paling sering bikin pengguna Mac baru kebingungan. Berbeda dengan Windows, macOS memiliki sistem keamanan privasi yang sangat ketat.
Saat pertama kali kalian membuka Flameshot dan mencoba mengambil screenshot, biasanya layar tidak akan merespons atau hanya menampilkan desktop kosong. Ini karena kalian belum memberikan izin kepada Flameshot untuk “merekam layar”.
Cara mengatasinya:
- Buka System Settings (Pengaturan Sistem) di Mac kalian.
- Masuk ke menu Privacy & Security (Privasi & Keamanan).
- Cari dan klik menu Screen Recording (Perekaman Layar).
- Klik tombol
+(atau langsung geser toggle) untuk menambahkan dan mengaktifkan Flameshot. - Sistem akan meminta kalian untuk memasukkan password Mac atau Touch ID.
- Restart aplikasi Flameshot agar pengaturan baru ini diterapkan.
Langkah 3: Mengatur Custom Shortcut
Agar workflow kerja kalian secepat kilat, kalian wajib mengatur shortcut keyboard. Di macOS, shortcut bawaan untuk mengambil area layar adalah Cmd + Shift + 4. Kalian bisa menonaktifkan shortcut bawaan Apple tersebut dan menggantinya agar langsung memicu Flameshot.
- Buka System Settings > Keyboard > Keyboard Shortcuts.
- Masuk ke tab Screenshots, lalu hilangkan centang pada opsi shortcut bawaan Apple jika kalian ingin menimpanya.
- Selanjutnya, atur shortcut kustom di dalam pengaturan aplikasi Flameshot, atau gunakan App Shortcuts di pengaturan macOS untuk memicu perintah tangkapan layar dari Flameshot.
Kesimpulan
Aplikasi bawaan macOS memang terlihat cantik, namun untuk urusan dokumentasi teknis yang butuh sensor (blurring), panah, dan teks secara real-time, Flameshot tetap menjadi rajanya. Proses instalasinya via Homebrew sangat praktis, asalkan kalian tidak lupa memberikan izin Screen Recording di pengaturan privasi.