Waktu itu saya lagi ngerjain sebuah project, setup automasi monitoring server Carbonio. Sudah lumayan jauh. Claude sudah ngerti konteksnya, sudah tau nama server, stacknya, bahkan naming convention yang saya pakai.
Trus sesi selesai. Besok paginya buka lagi.
“Halo, saya Claude. Ada yang bisa saya bantu?”
Ya Allah. Dia lupa semua. Harus brief ulang dari nol. Nama projectnya apa, servernya pakai apa, foldernya di mana, konvensinya gimana. Berasa kayak ngajarin orang baru masuk kerja setiap hari.
Pernah nggak sih kalian ngerasa Claude itu kayak rekan kerja yang tiap pagi amnesia total? Nah, masalah ini ternyata punya solusinya. Dan jawabannya cuma satu file kecil yang banyak orang kelewatan.
Kenalan Sama CLAUDE.md
CLAUDE.md adalah file teks biasa yang kalian taruh di root project. Isinya: instruksi, konteks, dan aturan yang kalian mau Claude ingat setiap kali dia buka project itu. Bukan sihir. Bukan fitur tersembunyi yang ribet. Cuma file markdown yang dibaca Claude otomatis setiap sesi dimulai. Artinya, kalian cukup tulis sekali. Claude baca setiap saat.
Cara Bikinnya
Letaknya simpel: di root folder project kalian. Bikin filenya dengan perintah ini:
touch CLAUDE.md
Lalu isi. Ini contoh CLAUDE.md yang saya pakai buat project monitoring server:
# Context Project
Ini project automasi monitoring server Carbonio.
Stack: Bash + Python, jalan di Ubuntu 22.04.
Server utama: mail.example.com
## Aturan
- Semua script simpan di folder /scripts
- Naming convention: snake_case untuk semua file
- Jangan pernah sarankan solusi yang butuh restart layanan tanpa konfirmasi
## Yang Perlu Diingat
- Saya prefer solusi yang bisa dirollback
- Log selalu pakai format: [YYYY-MM-DD] level: pesan
Begitu Claude buka project ini, dia langsung baca semua itu. Nggak perlu brief ulang.
Jujur: Ada yang Perlu Diperhatiin
CLAUDE.md bukan tempat nulis novel. Kalau terlalu panjang, Claude malah overwhelmed dan bagian penting jadi terlewat. Kalau terlalu pendek dan general, sama aja bohong, nggak ada bedanya sama nggak punya file ini sama sekali.
Tips yang saya pakai:
- Stack dan environment: tulis jelas, singkat
- Naming convention: wajib ada kalau project kalian punya aturan khusus
- Hal yang JANGAN dilakukan Claude: ini paling sering kelewatan, padahal penting banget
- Preferensi kalian: suka solusi yang modular? Selalu minta penjelasan sebelum Claude eksekusi? Tulis di sini
Maksimal 50 sampai 80 baris. Lebih dari itu, review lagi, mana yang beneran penting.
Hasilnya?
Sesi berikutnya setelah saya bikin CLAUDE.md, Claude langsung buka dengan konteks yang benar. Nggak ada pertanyaan “ini project apa ya?”. Dia langsung ngerti naming convention, tau foldernya, dan ingat apa yang nggak boleh dia lakuin. Boom. Nggak ada lagi sesi amnesia.
Penutup
CLAUDE.md itu bukan fitur canggih. Tapi justru itulah yang bikin dia powerful: simpel, langsung kerja, dan efeknya langsung kerasa. Kalau kalian pakai Claude Code buat project yang sama berulang kali, ini adalah hal pertama yang seharusnya kalian setup sebelum nulis satu baris kode pun.
Saya ngontrol konteksnya, Claude yang ngerjain sisanya.
Kalian sudah punya CLAUDE.md di project? Atau baru mau mulai? Share di komentar, saya baca semua kok.