Kalau kalian sering lupa perintah terminal yang rumit atau harus bolak-balik buka Stack Overflow cuma buat cari syntax tar
, awk
, atau git
, tenang bro kalian nggak sendirian. Banyak pengguna Linux yang ngalamin hal serupa. Nah, di situlah hadirnya sebuah tools keren bernama navi
. Tools ini bisa jadi penyelamat buat kalian yang ingin kerja cepat di terminal tanpa harus hapal semua perintah dan flag yang ribet.
navi
adalah semacam cheat sheet interaktif berbasis command-line, yang bisa kalian jalankan langsung dari terminal. Fungsinya? Sederhana: membantu kalian menemukan dan menjalankan potongan perintah terminal tanpa harus ngafal. Tapi yang bikin navi
beda dari cheat sheet biasa adalah dia bersifat interaktif. Jadi kalian bisa pilih argumen atau parameter lewat UI-nya langsung kayak disodorin pilihan dalam bentuk pop-up di dalam terminal, tinggal pencet panah dan enter. Gak usah copy-paste manual dari web lagi.
Cara install-nya pun cukup gampang. Kalau kalian pakai distro berbasis Debian/Ubuntu, tinggal jalankan:
sudo apt install navi
Atau pakai Homebrew (juga bisa di Linux):
brew install navi
Kalau pengen versi paling baru, bisa juga langsung dari GitHub pakai cargo
:
cargo install navi
Begitu terinstall, kalian tinggal ketik navi
di terminal dan dia akan langsung menampilkan daftar cheat sheet. Misalnya kalian ingin lihat perintah git
, tinggal cari aja, dan navi
akan kasih template perintah git yang umum, lengkap dengan deskripsinya. Tinggal pilih, isi argumennya (misal nama branch atau file), dan navi
akan tempelkan perintah yang udah jadi ke prompt kalian. Gak perlu mikir syntax-nya, tinggal eksekusi.
Yang lebih gokil, navi
juga mendukung cheat sheet kustom. Jadi kalian bisa bikin cheat sheet sendiri, misalnya buat perintah backup lokal kalian, perintah deploy server, atau skrip yang sering kalian jalankan. Bahkan, komunitas navi
sudah punya ratusan cheat sheet yang bisa kalian integrasikan, termasuk dari proyek besar seperti tldr-pages
, cheat.sh
, dan lain-lain. Ini bikin navi
jadi makin kaya fitur, dan makin cocok dipakai harian.
Contoh nyatanya gini: kalian lupa perintah untuk extract file .tar.gz
, biasanya harus googling dulu. Tapi dengan navi
, tinggal ketik “extract” atau “tar”, dan langsung muncul opsi perintahnya: tar -xzvf file.tar.gz
. Tinggal pilih, ganti nama file-nya, dan beres. Dalam waktu kurang dari 5 detik, perintah yang tadinya butuh browsing bisa langsung dijalankan.
navi
cocok banget buat sysadmin, developer, devops, bahkan pengguna Linux biasa yang ingin kerja lebih cepat dan efisien di terminal. Tools ini bukan cuma buat belajar, tapi benar-benar jadi alat produktivitas. Apalagi kalau kalian kerja di environment yang serba cepat atau sering main di remote server tanpa GUI, navi
bisa jadi teman setia.
Kesimpulannya, navi
adalah tools kecil yang sangat bermanfaat dan underrated. Dengan tampilan interaktif, kemampuan untuk mencari dan menjalankan perintah secara cepat, serta dukungan cheat sheet komunitas dan kustom, navi
layak ada di setiap sistem Linux yang serius. Jadi, daripada buang waktu bolak-balik buka browser atau man page, kenapa gak pakai navi
aja? Satu kata: praktis.
Leave a Reply