Bagi kalian para engineer atau developer yang sudah menggunakan Claude Code di terminal, kalian pasti tahu betapa nyamannya koding langsung dibantu AI tanpa harus pindah-pindah jendela. Tapi, tahukah kalian kalau kemampuan Claude Code ini bisa diperluas lagi?
Di Claude Code, kita tidak mengenal “Plugin Store” konvensional. Sebagai gantinya, Anthropic menggunakan teknologi MCP (Model Context Protocol) untuk menambahkan tools (plugin) dan memanfaatkan file konfigurasi lokal untuk memberikan skill spesifik.
Berikut adalah panduan lengkap cara mengaturnya!
1. Menambahkan “Plugin” via Model Context Protocol (MCP)
MCP memungkinkan Claude Code untuk terhubung dengan alat eksternal, seperti membaca database, melakukan web search, hingga integrasi dengan Git.
Untuk menginstal plugin (MCP server) di Claude Code, kalian bisa langsung mengeksekusinya dari terminal.
Contoh: Menginstal Plugin Web Fetch Misalnya, kalian ingin Claude Code punya skill untuk membaca isi dari sebuah website. Kalian bisa menambahkan server MCP fetch buatan Anthropic:
claude mcp add fetch npx -y @modelcontextprotocol/server-fetch
Contoh: Menginstal Plugin SQLite Kalau kalian butuh Claude untuk bisa menganalisis database lokal:
claude mcp add sqlite npx -y @modelcontextprotocol/server-sqlite -- <path-ke-file.db>
Cara Mengecek Plugin yang Terinstal: Untuk melihat tools apa saja yang sudah berhasil dipasang dan siap digunakan oleh Claude Code, jalankan perintah ini:
claude mcp list
Setelah ditambahkan, setiap kali kalian meminta Claude melakukan sesuatu yang membutuhkan alat tersebut (misal: “Tolong baca dokumentasi dari URL ini”), Claude Code akan otomatis memanggil plugin MCP tersebut.
2. Menambahkan “Skill” dan Konteks dengan File CLAUDE.md
Kalau MCP berfungsi sebagai “alat”, lalu bagaimana cara memberi Claude Code “keahlian” atau skill spesifik sesuai dengan project yang sedang kita kerjakan? Jawabannya adalah dengan membuat file CLAUDE.md.
File ini bertindak sebagai system prompt atau memori permanen untuk direktori/repositori tempat kalian bekerja.
Cara Setting:
- Buka terminal dan masuk ke direktori project kalian.
- Buat file baru bernama
CLAUDE.md. - Tuliskan instruksi, skill, atau aturan main yang kalian inginkan.
Contoh isi CLAUDE.md:
# Role & Skill
Anda adalah seorang Senior System Engineer. Selalu gunakan pendekatan keamanan tingkat tinggi (Best Practices) saat membuat script bash.
# Aturan Project
- Bahasa utama: Python dan Bash
- Jangan pernah mengubah konfigurasi file .env tanpa izin.
- Jika menemukan error log, selalu sertakan penjelasan singkat tentang root cause-nya sebelum memberikan solusi.
# Command Penting
- Build project: `npm run build`
- Restart service: `systemctl restart nginx`
Begitu file CLAUDE.md ini ada di dalam folder kerja kalian, setiap kali kalian mengetik claude di direktori tersebut, Claude Code akan otomatis membaca file ini dan menyerap skill serta konteks yang sudah kalian tetapkan.
Kesimpulan
Memperluas kemampuan Claude Code di terminal sangatlah powerful. Gunakan MCP (claude mcp add) untuk memberinya alat (plugin) baru, dan manfaatkan file CLAUDE.md untuk membentuk pola pikir serta skill spesifiknya sesuai dengan workflow kalian.
Selamat mencoba setup baru di terminal kalian! Punya rekomendasi server MCP yang sering kalian pakai? Boleh share di kolom komentar, ya!